Proses Kelahiran Putri ke-2 – 13Juni

By | 13 June, 2016

 Alhamdulillah, tanggal 13Juni 2016 terlahir adek dari Debian Salsabila Muti Ramadhani,

Kami berikan nama untuknya : Fedora Hana Humaira Ramadhani
Lahir pada      : Senin, 13 Juni 2016, pukul 20:50WIB,
                              pada bulan Ramadhan seperti kakaknya
Berat                : 4.18Kg
 
Perjuangan panjang Istriku, dari hari sabtu, berbuah hasil pada hari Senin 13Juni2016, lahir normal dengan Induksi.
 

Pukul 18:55WIB, Dibawa ke Ruang Tindakan, kesakitan dan pucat tergambar di wajah istriku.
 

Setelah mengalami rasa sakit dan perjuangan panjang, terlahirlah Putri ke-2 kami.

Dedek Humaira kesulitan bernafas, karena paru-paru kemasukan cairan ketuban, sehingga dibantu alat pernapasan.
 

 

Pada kasus ini, Humaira kesulitan bernafas, dari pantauan dari awal, si adek tidak ditengkurapkan dahulu saat awal lahir, agar cairan keluar dari mulut baru di sedot pakai alat. Tapi langsung di telentangkan dan dimasukkan alat untuk menyedot lendirnya, sehingga kesulitan bernafas dan menangis terbata-bata.
Lendir di lambung sebagian sudah berhasil disedot, lendir di saluran nafas sudah sebagian disedot.. Namun lendir air ketuban di paru-paru tidak bisa disedot, sehingga Adek kesulitan bernafas dan kekurangan oksigen dan paru-paru belum mengembang sebagaimana mestinya.

Sebenarnya kasus ini sama seperti kakaknya Debian, namun waktu itu Debian langsung di tengkurapkan dan ditepuk punggungnya hingga keluar cairan dari mulut dan hidung baru disedot pake alat sedot manual dan alhamdulillah langsung bisa teriak nangis. 

 Karena kondisi tidak stabil dan mulai kekurangan oksigen, nampak pada kulit yang pucat dan tidak memerah, pertanda oksigen dalam darah kurang optimal. Maka, saya disodorkan form untuk perawatan Intensif, yakni NICU, dengan berbagai tindakan dan obat2an yang harus disetujui. Saya sebagai orang tua, sudah tidak tega melihat kondisi Adek Humaira dan tanpa pikir panjang biaya, langsung saya tanda tangani. Saya yakin Allah Swt, pasti akan memberikan jalan, Bismillah.

Pukul 23.00WIB, Adek  Humaira dibawa ke lantai 4, ruang NICU.
Beberapa alat dipasangkan, seperti CPAP, Cadiograph, Infus, obat-obatan antibiotik, selang langsung ke lambung untuk mengetahui kotoran lendir di lambung. 

Malam ini, hingga pagi tanggal 14Juni, begadang, menangis dalam solat malam. Memohon pertolongan Sang Maha Kuasa, Illahi Rabbi.  
Semoga adek Humaira diberikan kekuatan menghadapi cobaan dan lekas stabil kondisinya.

Aamiin..
 

Leave a Reply