Tune Up mesin Zebra Master/Espass EFI 1.5

By | 25 February, 2017


Mumpung libur, punya Espass rewel brebet , ya udah tune up dong.

Espass sering dipandang remeh, padahal ni mobil baik yg PU maupun van, sama enaknya dengan tipe mesin S93. Tanjakan enteng, 120km/jam, enteng.. Iritnya juga dapet.. Jakarta-Semarang cuman bayar 200rb Pertamax (belum termasuk tol dan isi perut), posisi nyetirnya ga capek.

Nah, lama diparkir, kehujanan, ga pernah nyalain mesin… Tiba tiba, dinyalain brebet ga ada tenaga.

Setelah di cek, ternyata busi 3 dan 4 di bawah koil basah. Busi 3 dan 4 dilepas, jeroannya juga basah air. Akhirnya bongkar ke semua busi. Busi 1 dan 2 kering, normal.

A. Ok, langkah pertama, bersihkan busi dan keringkan ruang bakar.

  1. Bersihkan busi yang terpasang. Busi 3 dan 4 kotor dan basah ada airnya. Bersihkan dengan bensin dan sikat.
  2. Semprot ruang bakar dengan cairan DCS melalui lubang busi, buat bersihkan oli dan keraknya, biarkan 3menitan agar bereaksi.
  3. Starter mobil, dalam keadaan tanpa busi untuk membuang kotoran diruang bakar.. ulangi beberapa kali hingga bersih.
  4. Diamkan biar kering, kurang lebih 1jam.
  5. Pasang busi yang sudah dibersihkan, pasang koil, pasang semua.
  6. Nyalakan mesin.

Untuk langkah pertama, brebet sudah berkurang, iya berkurang tapi masih ada gejala brebet walo tidak separah sebelumnya.

B. Oke lanjut ke langkah Kedua.

  1. Lepas busi yang sudah terpasang, cek warna busi. Ternyata busi 3 dan 4 basah hitam, busi 1 dan 2 kering wajar.
  2. Terindikasi ruang bakar belum optimal, supply BBM ada masalah.
  3. Ganti busi denso K20Pu dengan busi NGK BKR6E-11
  4. Nyalakan mesin, biarkan nyala 2menit dan coba di gas. Ternyata masih ada gejala brebet.
  5. Masukkan cairan Water Fuel Removal, ke dalam tangki bensin. Curiga ada kemasukan air, biar airnya larut.
  6. Nyalakan mesin, brebet sudah berkurang dan tidak langsung mati sendiri seperti sebelumnya.
  7. Positif, ada air tercampur di BBM dan mungkin ke selang injector.

Water Remover

C. Lanjut langkah ke tiga.

  1. Bongkar injector assy, bersihkan braket injector dan supply pipanya.
  2. Bersihkan tiap injector dengan injector cleaner
  3. Lepas busi NGK BKR6E-11 nya. Ternyata busi 3 dan 4 kering hitam, busi 1 dan 2, kering putih wajar.
  4. Bersihkan filter udara, ternyata sangat kotor sekali, hingga cairan bensin yang digunakan menjadi hitam pekat. Terpaksa diakalin filternya, dimodif (karena jauh bengkel kalo mau beli)
  5. Pasang kembali injector assy, filter, busi.
  6. Nyalakan mesin, biarkan nyala 30menit (sengaja biar pada kering airnya)
  7. Gejala brebet berkurang drastis, mulai sehat lagi mesinnya.
  8. Tes dengan injak pedal secara spontan, tidak lag mesin dan brebet tidak terlalu parah.

 

D. Langkah Terakhir

  1. Kuras tangki dari baut penguras tangki yang ada di bawah tangki, biarkan bautnya tetap terbuka, lubang pengisi bensin biarkan terbuka. Diamkan terkena angin dan udara hingga bener kering, kurang lebih 1jam.
  2. Isi bensin kembali, dan test nyalakan mesin.
  3. Bersihkan Throttle Body, semprot menggunakan Injector Cleaner/Carburator Cleaner. Biasanya udah pada berkerak hitam, nanti akan rontok.
  4. Rakit kembali, nyalakan mesin.
  5. Alhamdulillah, sudah kembali sehat

Injector assy

Kesimpulan

Semua ini gara-gara “air” yang masuk ke tangki dan salura  BBM, parah lagi airnya masuk ke lubang busi sampe cup businya basah berembun. Jangan sampe pernah parkir Espass injeksi di ruang terbuka dan kehujanan. Walopun sepertinya tidak masalah, ternyata kehujanan dalam menyebabkan embun di dalam tangki, tidak tanggung-tanggung banyaknya. Material pada suhu yng dingin akan cepat mengembun, parahnya saluran injector pun berembun dan terisi air. Embun juga terjadi di lubang busi, sehingga cup busi pun basah. Lebih parah lagi, ruang bakar 3-4 yang tersembunyi dan tertutup, juga kemasukan embun air dari intake dan injector.
Sekian memory Tune Up Espass yang brebet.

Leave a Reply