Malignan Neoplasm of Tongue – Jangan Sepelekan Luka Kecil di Lidah

By | December 3, 2020

Malignan Neoplasm of Tongue

Sharing about Malignant Neoplasm of Tongue

Berbagi informasi mengenai Kanker Tumor Lidah, yang seringkali disepelekan namun sangat berbahaya. Seringkali kanker lidah berawal dari hal sepele, seperti sariawan kecil.Menjaga kebersihan mulut adalah keharusan, namun menyepelekan sariawan di lidah adalah kecerobohan. Setelah beberapa kali memeriksakan sakit lidah saya ke beberapa dokter, muncul beberapa diagnosis berikut :

1. Benign Neoplasm of other and unspecified part of mouth - dr. M. Agus Suprijono
2. Neoplasm of uncertain or unknown behavior of lip, oral cavity and pharynx - drg. Muhammad Reza Pahlevi, Sp.BM
3. Malignant Neoplasm of Tongue - dr. Subiyakto, Sp.B(K)Onk, FINACS, M.Si.Med

Diagnosa terakhir Malignant Neoplasm of Tongue, lalu apa itu Malignant Neoplasm of Tongue?

Neoplasm merujuk pada massa abnormal dari jaringan yang terjadi ketika sel-sel membelah diri lebih dari yang seharusnya atau tidak mati ketika seharusnya mati biasa kita sebut sebagai Kanker bisa dalam kondisi jinak maupun ganas, juga disebut Tumor.
Sedangkan Malignant berarti Ganas, dimana tumor dapat menyebar (metastasis) ke jaringan sekitar dan berbagai daerah tubuh jauh melewati darah maupun kelenjar getah bening, sehingga dapat berakibat pada kematian.Jadi Malignan Neoplasm of Tongue adalah Kanker/Tumor ganas pada Lidah.

Berawal dari duri kecil ikan bandeng yang menusuk lidah bagian bawah hingga menyebabkan pembengkakan lidah pada bulan Desember 2019. Hanya berselang beberapa jam dari tertusuk duri ikan yang halus itu, lidah mengalami pembengkakan. Bengkak lidah ini disusul dengan tergigitnya salah satu area oleh gigi geraham.
Awalnya hanya terjadi luka gigit kurang lebih 5mm, luka wajar ukuran sariawan. Seperti biasa, ketika sariawan diobati dengan peningkatan imunitas melalui vit A, B dan C serta kumur menggunakan antiseptic Betadine. Namun tak kunjung sembuh juga, hingga lebih dari 2bulan, selesai penghujung Februari 2020.
Terpikir untuk memeriksakan kondisi ke dokter mulut, namun bulan2 ini RS ramai dengan pasien Covid19, terpaksa saya tahan dulu sakit di lidah ini hingga kondisi RS aman untuk berobat.

Feb-Agustus 2020, kondisi masih tak kunjung membaik bahkan luka semakin melebar, sebesar 1cm lebih.
Memasuki September 2020, rasa sakit semakin menjadi dan ternyata lidah semakin robek lebih dari 1.5cm.

Dengan segala pertimbangan, harus segera ke dokter dan dipastikan ada tindakan operasi. Maka pilihan terbaiknya adalah pulang ke Semarang dan mencari RS di Semarang.

Kenapa Semarang? Karena banyak family di Semarang, sehingga jika terjadi tindakan operasi, maka istri tidak akan kelabakan ngurus saya dan anak2, karena anak2 bisa diasuh oleh Kakek Nenek untuk sementara.
Dan benar, proses dari pemeriksaan dokter itu tidak instant, berminggu minggu bahkan berbulan bulan. Dari dokter spesialis Bedah Mulut drg. Franciskus Wijaya Praba, MM, Sp. BM, FISID di RS Telogorejo Semarang, dirujuk ke dokter Spesialis Bedah Onkologi dr Edmond  RS Telogorejo Semarang, karena diidentifikasi sebagai kanker/tumor.
1.5bulan berkutat di RS Telogorejo, akhirnya dokter Spesialis Bedah Onkologi RS Telogorejo seperti kurang percaya diri dan saya dirujuk ke dokter mulut di RSUP KARIADI.Masuk ke RSUP Kariadi pada tanggal 30November2020, melalui Dokter Bedah Mulut drg. Muhammad Reza Pahlevi Sp.BM, dirujuk ke dokter spesialis Onkologi, dr. Subiyakto, Sp.B(K)Onk, FINACS, M.Si.Med.
Oleh dokter Subiyakto, ini harus segera tindakan operasi dan saya dimasukkan ke IGD dan menunggu kamar untuk mendapatkan jadwal operasinya.

Alhamdulillah tanggal 4 Desember mulai tindakan operasi 1.

Semoga operasi tahap awal berjalan lancar tanpa perlu tindakan operasi selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *